Rabu, 23 November 2011

Jalan kematian

Malam ini aku terpaksa harus berjalan kaki menyusuri jalanan.Ya,bagaimana tidak,pekerjaan kantor yang masih menumpuk menunggu untuk di selesaikan mengharuskanku untuk bekerja lembur,kulirik jam tangan yang kukenakan,sial jarum jam sudah menunjukkan jam 22:40! aku harus bergegas pulang,lagipula aku sedari tadi sudah merinding saat keluar dari kantor tempatku bekerja,apalagi aku terus saja teringat tentang peristiwa kecelakaan tragis yang terjadi tepat di jalanan yang sedang aku lewati ini,sebenarnya sih aku biasa pulang naik taksi,ya jarak rumahku memang agak jauh dari tempatku bekerja,tapi jam segini mana ada taksi yang lewat!  -___-
aku terus saja merinding,terasa seperti ada yang mengamatiku dari kejauhan,aku mencoba menghilangkan perasaan takutku dengan mengambil headphone dan menyalakan musik,aku masih ingat betul tentang kejadian tragis di jalan yang aku telusuri ini,ya peristiwa itu memang sudah berlangsung lama,tapi ingatan orang orang yang melihat langsung kejadian itu akan terus menghantui pikiran orang tersebut seperti aku.saat itu tepat di siang hari ketika aku hendak ingin makan siang bersama rekan kerjaku,aku melihat seorang wanita yang kira kira berumur 30-an hendak menyebrang jalan,aku merasakan perasaan aneh saat melihatnya,dan yang lebih membuatku heran,dia sempat tersenyum kepadaku,aku masih ingat betul bagaimana senyumannya,pikiranku mulai berkecamuk,ada sesuatu yang mengganjal di benakku,belum sempat aku membalas senyumnya tiba tiba dari arah yang berlawanan ada sebuah mobil truck besar mengarah kearah wanita itu,aku ingin berteriak,tapi belum sempat suaraku keluar tiba tiba wanita itu tertabrak dengan bagian depan mobil truck yang melaju dengan cepatnya,aku melihat darah berceceran di jalanan,aku bergegas menghampiri tempat dimana tubuh si wanita terpental,aku melihat bagian depan truck yang menghantam wanita tersebut sedikit penyok,aku mencoba melihat tubuh si wanita yang dihalangi oleh kerumunan warga yang juga ingin melihat wanita tersebut.sungguh tragis,aku melihat darah yang masih bercucuran di bagian kepala wanita tersebut,sedangkan bagian tubuhnya sudah hancur dan itu membuatku sangat mual,aku mencoba untuk menjauhi lokasi tersebut,beberapa menit kemudian mobil ambulance pun datang,aku bergegas meninggalkan tempat tersebut karena masih banyak pekerjaanku yang menumpuk.

Beberapa minggu kemudian aku di kejutkan oleh kejadian aneh yang menimpa seorang bapak bapak yang sedang mengendarai sepeda motornya,yang membuatku merasa aneh padahal jalanan itu lagi sepi,ga ada halangan atau lubang di jalan,tiba tiba si bapak terjatuh dan kepalanya membentur aspal,aku ngeri melihat konsidinya yang sudah tidak bernyawa tergeletak di pinggir jalan,beberapa saat kemudian warga datang untuk menyelamatkan tubuh si bapak ini ke pinggir jalan,aku berpikir sudah dua orang yang meninggal secara tragis di jalanan ini,perasaanku kembali terasa tidak enak,ada sesatu yang mengganjal di pikiranku,ketika aku hampir mencapainya tiba tiba hal tersebut menghilang dari pikiranku,aku berpikir ah sudahlah,masih banyak hal penting yang harus kukerjakan.

Sebulan setelah kejadian naas itu,aku sering mendengar kabar bahwa sudah banyak korban kecelakaan yang meregang nyawa di jalanan ini,sampai saat ini aku masih merasakan hal aneh ketika melewati jalan yang sudah banyak merenggut nyawa orang orang,ya seperti malam ini aku hanya berjalan sendirian di temani dengan musik kesukaanku dan sebatang rokok yang sedaritadi ku hisap,tiba tiba di sebuah gang kecil aku mendegar suara teriakan seorang wanita.aku kaget,aku pikir wanita tersebut mungkin sedang berada di dalam bahaya,mungkin saja dia di perkosa atau ingin di rampok,heran aja jam segini masih ada aja cewe yang pulang sendirian.jiwa pahlawanku mulai tergerak,aku bergegas memasuki gang kecil yang hanya bisa di lewati untuk dua orang saja.baru saja beberapa langkah memasuki gang tersebut perasaan aneh mulai menjalar di tubuhku,melihat dindingnya di penuhi dengan coret coretan aneh dan melihat suasana gang yang agak gelap membuatku ingin mengurungkan niat mencari tau asal teriakan si wanita tersebut,tapi jiwa pahlawanku mengalahkan segalanya,aku melangkah terus kedalam gang yang gelap itu,beberapa meter aku berjalan tiba tiba langkahku terhenti,aku mencium aroma busuk yang entah dari mana asalnya,aku melirik ke kiri dan kekanan tapi aku tidak menemukan tong sampah,aku kembali heran,ada apa ini ? belum sempat aku berpikir lebih jauh lagi tiba tiba aku sedikit terhentak mendengar suara isak tangis seorang wanita,yang membuatku heran suara isak tangis tersebut berasal dari pojokan gang,di sana terlihatlah sosok seorang wanita mengenakan pakaian putih dan rambut panjangnya yang jatuh kebawah menutupi bagian wajahnya,aku lihat wanita ini menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya,aku mencoba menghampirinya dan memanggilnya dari kejauhan,semakin aku mendekat semakin kecil suara isak tangisnya,aku ragu ingin menghampirinya,parasaan aneh kembali menjalar di tubuhku,jarakku dengannya hanya tinggal beberapa meter lagi,aku kembali memanggilnya,tiba tiba aku kaget mendengar suara tawa dari wanita tersebut,suara tawanya sangat berbeda dengan suara tawa wanita biasa,suara itu memekikkan telingaku,aku mulai merasa takut dan ingin cepat cepat meninggalkan tempat tersebut,beberapa detik kemudian yang ada di hadapanku adalah sosok makhluk halus berwujud manusia! aku ingin lari tapi langkah kakiku seperti tertahan sesuatu,aku ingin teriak meminta tolong tapi aku merasa seperti ada yang membungkam mulutku,aku hanya bisa terdiam sambil merinding ketakutan melihat penampakan wanita menyeramkan ini,bagaimana tidak,jaraknya hanya beberapa meter lagi dari tempat dimana aku berdiri,aku merasa adegan itu terlalu lama,rasa takutku semakin memuncak ketika dia mulai mendekatkan wajahnya kewajahku,aku melihat dengan jelas sekali bagaimana bentuk dan rupanya,kepalanya yang robek memperlihatkan bagian dalam kepalanya yang sudah hancur lebur,wajahnya sangat buruk,dia terlihat bukan seperti manusia,ya,dia memang bukan manusia!!

Aku teringat dengan tuhanku,aku mulai berdoa kepadaNya dan seperti keajaiban,kakiku terasa ringan,aku langsung bergegas keluar gang meninggalkan wanita aneh tersebut,tapi ini semua belum berhenti sampai di sini saja,ternyata sosok wanita tersebut malah mengejarku,dia tidak berlari tapi dia terbang! aku semakin takut,aku melihat di persimpangan ada sebuah warung yang masih buka,tanpa pikir panjang lagi aku segera masuk kedalam warung tersebut dan meminta pertolongan,dan alhamdulillah sosok tersebut tidak mengejarku lagi,pemilik warung heran melihat tingkahku ini,dengan nafas yang masih ngos ngosan aku menceritakan kejadian yang baru aku alami ini,beberapa saat kamudian istri pemilik warung ini membawakanku segelas teh hangat,pemilik warung ini berkata kepadaku bahwa terkadang di malam malam tertentu sering terjadi peristiwa penampakan makhluk gaib di jalan ini,dan yang lebih sialnya lagi,kenapa aku harus lembur di malam jumat?!! -___-

Cukup lama aku berada di warung milik bapak tersebut,aku ingin ijin pamit untuk pulang ke rumahku tapi si pemilik warung mencegahku,katanya mereka terkadang suka mengganggu lebih dari sekali! tentu saja omongan bapak tersebut membuatku kembali merinding,tapi aku harus kemana lagi ? akhirnya si bapak menyuruhku kembali kerumah untuk mengambil beberapa baju bersih,tentu saja di temani oleh bapak ini,.
Aku kemudian menaiki motor bapak pemilik warung ini,masih takut memang untuk keluar dan melewati jalan ini lagi,di perjalanan menuju rumahku aku kembali merasakan keberadaan makhluk halus tersebut,tapi untungnya mereka tidak menampakkan diri mereka.

Setibanya di rumah aku langsung bergegas mengambil beberapa pakaian bersih dan memasukkannya,awalnya aku berpikir percuma menginap di rumah bapak itu,toh aku juga udah nyampe di rumahku,tapi aku kembali mengurungkan niat itu,perasaan takut mulai menjalar ke tubuhku,aku merasakan ada seseorang berada di belakang tubuhku,aku bergegas memasukkan pakaian bersih kedalam tas dan langsung lari menuju pintu depan,aku melihat bapak tersebut masih menungguku,aku langsung mengunci pintu dan meminta si bapak untuk cepat cepat pergi dari sini,di perjalanan si bapak berkata bahwa kami sedari tadi ternyata di ikuti oleh beberapa makhluk gaib,pantas saja perasaanku sangat tidak enak saat memasuki rumah sendirian tadi,sesampai di rumah si bapak aku langsung masuk ke dalam rumahnya,aku berbasa basi seidikit dengan istri si bapak ini dan kemudian istri si bapak ini menunjukkan kamar anaknya yang sedang tidak di pakai,ternyata anaknya sedang kuliah di Bandung,aku mencoba memejamkan mata,beberapa kali aku tidak bisa tidur karna masih terbayang kejadian yang baru saja menimpaku,aku mencoba mengalihkan perhatianku dengan membaca beberapa doa dan ayat ayat untuk menenangkan pikiranku,lama kelamaan aku mulai merasa lelah dan akhirnya aku tertidur.

Esok subuhnya aku terbangun,aku bergegas menuju kamarmandi untuk mengambil wudhu,kemudian kami melaksanakan shalat subuh berjamaah,menjelang jam 6 aku membersihkan diri dan bercerita dengan si bapak pemilik warung ini,setelah jam 6 lewat aku membantu si bapak membuka warungnya,aku melihat jalanan sudah mulai ramai,aku berterimakasih kepada bapak dan istrinya sudah mau menampungku selama satu malam,aku kemudian berpamitan dan mencari taksi untuk mengantarkanku pulang.

Beberapa bulan setelah kejadian itu aku masih bekerja di kantor tersebut,dengan kesibukanku aku sudah mulai bisa melupakan kejadian tersebut,pernah suatu ketika aku sedang berada di kantor,saat itu aku sedang berada di lantai 5 dan hendak turun ke lantai dasar untuk makan siang,aku berpapasan dengan seorang wanita yang ingin keluar lift,perlu di ketahui bahwa saat itu aku hendak ingin masuk kedalam lift sedangkan dia ingin keluar lift,aku melihat wajah wanita tersebut dan dia tersenyum kepadaku,beberapa detik kemudian wanita tersebut berlalu dan aku masih terdiam di lift sambil mengingat sesuatu,ya sesuatu itu adalah senyumnya,senyum wanita tadi,senyumannya membuatku merinding,senyumannya mirip sekali dengan senyum wanita yang tewas tertabrak mobil truck saat aku makan siang bersama teman temanku....

TAMAT

1 komentar: